Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah peribahasa yang mungkin tepat untuk menggambarkan kondisi timRenault saat melakoni laga GP Singapura di Sirkuit Marina Bay lalu.
Bagaimana tidak, dua pembalap Renault ,Bruno Senna dan Vitaly Petrov, gagal menunjukan performa apiknya ketika hanya mampu finis di posisi 15 dan 17 setelah memulai balapan dari posisi 15 dan 18. Dengan hasil tersebut diakui bos tim Renault, Eric Boullier, sebagai hal yang memalukan.
Penderitaan Renault tidak berhenti sampai disitu, mereka dijatuhkan hukuman denda sebesar 7500 Euro atas kesalahan informasi yang mereka berikan kepada Bruno Senna ketika restart dilakukan menyusul kecelakaan yang dialami pembalap Mercedes, Michael Schumacher.
Renault memberi tahu Senna bahwa lawannya saat itu adalah Sergio Perez yang berada di depannya. Padahal sebenarnya Perez unggul satu putaran lebih dulu dari Senna yang berarti ia tidak diperbolehkan menyalip pembalap Meksiko tersebut.
Hasilnya kemudian Senna menyalip Perez dengan pergerakan yang menyebabkan keduanya terlibat senggolan.
Sebuah pernyataan dari FIA mengatakan bahwa “Tim salah menginformasikan pembalap mengenai posisinya yang berakibat pada senggolan yang tidak terhindarkan dengan mobil nomor 17 Sergio Perez”.
Sumber : http://sport.sidomi.com/22389/renault-didenda-akibat-salah-informasi/
No comments:
Post a Comment